Misi Ketiga Wisata Antariksa Blue Origin Sukses Bawa 6 Orang Sekaligus

Roket New Shepard Blue Origin kembali meluncur dari Van Horn, Texas, Amerika Serikat, pada Sabtu pagi waktu setempat, atau Sabtu malam, 11 Desember 2021, waktu Indonesia, mengirim enam orang di dalamnya mencicipi sensasi luar angkasa. Dua awak VIP dan empat yang berbayar melesat hingga ketinggian 106 kilometer, merasakan nirgravitasi selama beberapa menit, sebelum kembali ke Bumi dan touch down di tengah gurun dengan tiga payung parasutnya.

Mereka kembali dalam kapsul yang dilepas dari puncak roket. Selebritas televisi Amerika, eks bintang National Football League, Michael Strahan, 50 tahun, adalah satu tamu undangan khusus di kapsul roket itu. “Sulit digambarkan…sangat sulit dipercaya,” kata Strahan setelah menjejakkan kakinya kembali di Bumi.

Awak VIP yang kedua adalah Laura Shepard Churchley, 74 tahun, putri sulung astronot pertama Amerika Alan Shepard. Tepat 60 tahun lalu Laura masih duduk di bangku sekolah ketika Alan meluncur ke luar angkasa untuk pertama kalinya. Alan menjadi manusia kedua dan orang Amerika pertama yang melakukan penerbangan suborbital.

Satu dekade kemudian, Alan kembali ke luar angkasa dan melakukan misi berjalan di Bulan sebagai Komandan Misi Apollo 14. Aksinya semakin terkenal karena membawa serta perangkat bermain golf ke permukaan Bulan.

“Saya merasa seperti mengikuti jejak kaki ayah saya,” kata Laura dalam pernyataan yang direkam sesaat sebelum peluncuran. “Saya merasa seperti dia berada di sini bersama saya,” katanya lagi.

Strahan dan Laura bergabung bersama empat awak lainnya dalam peluncuran atau penerbangan selama total sepuluh menit tersebut. Mereka adalah para penumpang berbayar terdiri dari eksekutif di industri antariksa Dylan Taylor, investor dan perekayasa Evan Dick, serta kapitalis Lane Bess dan putranya, Cameron Bess. Menurut Blue Origin, Lane dan Cameron menjadi pasangan orang tua dan anak yang pertama meluncur ke antariksa.

Selama beberapa menit, Strahan dkk menjadikan total 19 manusia dari Bumi berada di antariksa pada waktu yang bersamaan. Jumlah itu termasuk tujuh kru awak dan tiga tamu yang sedang berada di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) dan tiga taikonot Cina yang juga sedang berada di stasiun antariksa milik Cina sendiri.

Bagi Blue Origin, peluncuran pada Sabtu pagi pukul 08.45 waktu setempat tersebut adalah yang ketiga kalinya dari misi wisata antariksa sepanjang tahun ini. Untuk kali itu pula kapsul memuat sampai enam orang–sebelumnya empat orang. Pendiri Blue Origin, juga pendiri Amazon, Jeff Bezos, yang telah terbang pertama dalam kapsul yang sama, menemani Strahan dkk sampai ke landasan sebelum peluncuran dan menyambut saat kapsul mendarat.

Sabtu pagi itu sekaligus peluncuran roket swasta terakhir dalam bisnis wisata ke antariksa yang sedang merekah. Virgin Galactic yang memulainya pada Juli lalu, dengan mengirim miliarder-nya, Richard Branson, lalu diikuti Blue Origin dan SpaceX.

REUTERS, EURONEWS, THE VERGE

Artikel yang Direkomendasikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.